Shell
Shell merupakan program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
Shell pada linux bisa berupa penerjemah pada system UNIX / LINUX yang menjadi
jembatan antara pemakai dan system UNIX / LINUX.
Pada windows merupakan commentline/cmd
shell mempunyai posisi sebagai perantara antara sistem operasi, dalam hal ini kernel dengan pemakai.
ada beberapa macam shell antara lain
Bourne shell(sh),
C shell(csh),
Korn shell(ksh),
Bourne again shell(bash),
dsb.
System call
System call menyediakan interface antara program (program pengguna yang berjalan) dan bagian OS. System call menjadi jembatan antara proses dan sistem operasi. System call ditulis dalam bahasa assembly atau bahasa tingkat tinggi yang dapat mengendalikan mesin (C). Contoh: UNIX menyediakan system call: read, write => operasi I/O untuk berkas.
Sering pengguna program harus memberikan data (parameter) ke OS yang akan dipanggil. Contoh pada UNIX: read(buffer, max_size, file_id);
Tiga cara memberikan parameter dari program ke sistem operasi:
Melalui registers (sumber daya di CPU).
Menyimpan parameter pada data struktur (table) di memori, dan alamat table tsb ditunjuk oleh pointer yang disimpan di register.
Push (store) melalui "stack" pada memori dan OS mengambilnya melalui pop pada stack tsb.
Command-Interpreter
Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, dan UNIX shell. Command-Interpreter System sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O devices yang ada. Contohnya: CLI, Windows, Pen-based (touch), dan lain-lain.
API (Aplication Programing Interface)
seperangkat aturan tertentu ('kode') dan spesifikasi yang program perangkat lunak dapat mengikuti untuk berkomunikasi satu sama lain. Ini berfungsi sebagai antarmuka antara program perangkat lunak yang berbeda dan memfasilitasi interaksi mereka, mirip dengan cara antarmuka pengguna memfasilitasi interaksi antara manusia dan komputer.
API dapat dibuat untuk aplikasi , perpustakaan, sistem operasi , dll, sebagai cara untuk mendefinisikan mereka "kosakata" dan konvensi meminta sumber daya (misalnya fungsi- memanggil konvensi ). Ini mungkin termasuk spesifikasi untuk rutinitas , struktur data , kelas objek , dan protokol yang digunakan untuk berkomunikasi antara program konsumen dan program pelaksana API.
Keuntungan memprogram dengan menggunakan API adalah:
Portabilitas. Programmer yang menggunakan API dapat menjalankan programnya dalam sistem operasi mana saja asalkan sudah ter- install API tersebut. Sedangkan system call berbeda antar sistem operasi, dengan catatan dalam implementasinya mungkin saja berbeda.
Lebih Mudah Dimengerti. API menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
for Referensi




0 komentar:
Post a Comment